Berawal Dari Coba-Coba, Berbuah Piala

Salsabila Syadza Az-Zahra, mahasiswi program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Angkatan 2017 yang berasal dari Yogyakarta ini, akrab disapa Caca oleh teman-temannya. Sewaktu SD kelas 6, ketika teman-teman seusianya asyik bermain di masa liburan, Caca memilih untuk belajar berbagai bahasa, yakni bahasa Jerman, bahasa Jepang, dan bahasa Prancis. Jika ditanya, apakah bingung belajar tiga bahasa dalam waktu yang singkat? Tidak, karena mempelajari beragam bahasa itu menyenangkan, dan merupakanpassion-nya sejak kecil.

Ketertarikan Caca dalam bidang bahasa sejak kecil, membuatnya mantap memilih jurusan Ilmu Bahasa dan Budaya di MAN I Yogyakarta. Minat dalam bidang bahasa tersebut terus ia asah dan kembangkan. Untuk pertama kalinya, Caca memberanikan diri mengikuti lombaspeech(pidato bahasa Inggris) dalam Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) dan berhasil mendapatkan Juara 2 tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2014 dan di tahun selanjutnya, ia berhasil mendapatkan Juara 3 Tingkat Kota Yogyakarta Tahun 2015.Passion-nya dalamspeechini ia lanjutkan di dunia perkuliahan dan pada 2019 lalu, ia berhasil memperoleh Juara 3 Dalam Acara SPBA’s FAIR UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tidak hanyaspeech, Caca juga mengikuti lombaStory TellingBahasa Prancis yang diadakan oleh Fakultas Bahasa dan Seni Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis UNY dan berhasil mendapatkan Juara Harapan I Tingkat Nasional Tahun 2016.

Selainspeechdanstory telling, Caca juga memilikipassiondi bidang menulis. Minatnya dalam bidang olah frasa dan sastra tersebut membuahkan hasil yang membanggakan. Pada tahun 2016 lalu, ia berhasil menjadi 30 Penulis Naskah Terbaik Tingkat Nasional dalam Lomba Menulis Cerpen Islami yang diadakan oleh Lazismu Umbulharjo, Yogyakarta, dan karyanya diterbitkan dalam bentuk buku. Merasa ingin mencoba hal baru, Caca menantang dirinya untuk mencoba mengikuti Pemilihan Duta Kampus UIN Sunan Kalijaga Tahun 2019 dan berhasil menjadi Duta Kampus Favorit.

Saat ini, Caca tengah melaksanakan perkuliahan di semester 7 dan bersama teman-temannya, ia magang di Humas UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di bidangcontentcreator. Selain aktif di perkuliahan, Caca juga menjadi anggota di SUKA TV. Tidak hanya di dalam kampus, di luar kampus pun ia juga aktif berorganisasi. Pada tahun 2017, ia menjadi anggotaJogja Sustainable Development Goals(Jogja SDGs) sebagaisocial media specialistdan di sela-sela kesibukannya sebagai mahasiswi, Caca juga sempat menjadi tutor bahasa Inggris untuk anak SD dan menjadiinterndi English Cafe pada Bulan Maret 2020 lalu. Untuk mengisi waktu luang, Caca memilih untuk menonton dan mereview film, drama korea, dan juga melakukan hobinya, yaitu menggambar, yang juga menghasilkan keuntungan dari hasil penjualan gambarnya, dan bulan lalu, Caca menjadi ilustator dari buku kumpulan cerita karya Ibundanya.

Caca bersyukur karena bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai kompetisi dan perlombaan yang sesuai denganpassion-nya. Selama perjalanannya dalam mencari berbagai kawan dan pengalaman di perlombaan, ia mendapatkan satu pesan, yang menjadi bagian dalam prinsip hidupnya :“ Tidak besar kepala ketika berhasil mendapat piala, dan tidak berkecil hati ketika belum mendapat medali.”Karena dalam setiap perlombaan, pasti ada kalah dan menang, yang keduanya menjadi guru dalam proses pendewasaan kita. Caca berpesan, agar kita jangan pernah berhenti berlari sebelum sampai ke garisfinish.Kalau ada batu yang menghalangi, singkirkan dan jalan lagi, kalau lelah, istirahat, tapi jangan pernah berhenti, karena nanti ketika sudah tua, kita sendiri yang akan menikmati hasil dari pencapaian dan kerja keras selama ini.

Liputan Terkait