KPI Research Center (KRC) Gelar Pelatihan dan Perencanaan Riset dengn Tema Riset Berbasis Gender di Media Sosial

KPI Research Center (KRC) menyelenggarakan Pelatihan dan Perencanaan riset dengan tema ’Riset Berbasis Gender di Media Sosial’ yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 20 Oktober 2023 di Ruang Rapat lantai 2 Fakultas Dakwah dan Komunikasi, diikuti oleh mahasiswa yang resmi terdaftar dalam keanggotaan KPI Research Center serta pemateri pertama Laili Nur Anisa M.H, peneliti dalam bidang Hukum dan Gender dari Universitas Widya Mataram Yogyakarta, pemateri kedua Bagus Ajy Waskyto Sugiyanto M.A, peneliti bidang Media, Gender dan Budaya dari Universitas Widya Mataram Yogyakarta dan pemateri ketiga Aditya Adinegoro, S.Sos, MA pengampu mata kuliah Analisis Teks di Universitas Islam Yogyakarta dan Universitas Teknologi Yogyakarta. Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Koordinator KPI Research Center Bapak Muhammad Diak Udin, M.Sos. dalam sambutanya menyampaikan bahwa ”kegiatan Pelatihan dan Perencanaan Riset ini memberikan iklim yang lebih baik lagi dalam bidang riset khususnya yang memang iklim riset di prodi KPI ini sangat lemah dengan tujuan untuk membentuk habit/ekosistem penelitian yang baik itu benar-benar muncul dan ada di KPI maka dari itu jangan sia-siakan kesempatan yang diberikan oleh prodi ini.”
Bapak Nanang Mizwar Hasyim, S.Sos, M.Si dalam sambutanya menyampaikan ”dengan adanya kegiatan ini harapanya mahasiswa yang berkonsentrasi pada bidang penelitian dan penerbitan karya ilmiah dapat memiliki kesiapan dan planing kedepanya yaitu untuk mengembangkan kemampuan riset mahsiswa agar lebih memudahkan mahasiwa dalam menyelesaikan tugas akhir nantinya.”
Gender merupakan perbedaan yang terlihat antara laki-laki dan perempuan. ”Dalam melihat Perbedaan gender bisa menimbulkan ketidakadilan gender itu sendiri kemudian ketidakadilan gender menimbulkan tidak kesetaraan gender,” kata Laili dalam penyampaian materinya. Inilah yang menjadi salah satu hal yang sangat menarik untuk dibahas dalam kesempatan kali ini karena ternyata dalam media pun sangat berpengaruh.
”Media itu bergenre dan Stereotipe gender bahwa perempuan sebagai peran domestik ternyata sangat berpengaruh kepada mediaaa dimana media televisi biasanya dilihat sama ibu-ibu, koran dibaca oleh bapak-bapak dan lain sebagianya,” ujar Aditya dalam penyampaian materinya. Kemudian tegaskan oleh pemateri Bagus Ajy bahwa ”Laporan 2015 menunjukkan bahwa subjek berita adalah perempuan, dilihat dari topik yang terkait erat dengan masalah perempuan seperti kekerasan seksual, disampaikan secara terang-terangan oleh media berita. Dan di media televisi sering kali yang disajikan bahwa sosok perempuan selalu berada ruang domestik, seperti yang sering kita lihat bahwa dalam sinetron misalnya peran perempuan sebagai ibu rumah tangga.”
Media massa itu justru melahirkan streotipe gender itu sendiri, Yang menjadi masalah dalam media massa adalah ’klik bad’ yang masih menggunakan bahasa yang sangat vulgar dan tidak disaring, inti dari semuanya budayakan membaca.
Dengan adanya Pelatihan dan Perencanaan Riset dengan Tema Riset Berbasis Gender di Media Massa” ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi mahasiswa yang berkonsentrasi dalam bidang penelitian dan tentu memiliki kesiapan yang matang untuk melihat isu-isu dimedia massa, dalam kesempatan kali ini adalah mengenai gender itu sendiri.