Motivasi Mahasiswa, Prodi KPI Ajak Mahasiswa Angkatan 2014 Untuk Merenungkan Perjuangan Kedua Orang Tua

Tepat pukul 10. 30 WIB hari Selasa tanggal 25 Mei 2021 Prodi KPI telah melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi tugas akhir mahasiswa angkatan 2014. Kegiatan yang dihadiri 19 mahasiswa ini dilakukan dalam rangka untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa Prodi angkatan 2014 agar bisa menyelesaikan tugas akhirnya tepat waktu. Dalam sambutanya, Nanang Mizwar Hasyim selaku ketua Prodi KPI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutinitas prodi yang dilakukan untuk tujuan monitoring, evaluasi dan motivasi bagi mahasiswa akhir yang belum menyelesaikan tugas akhir. Kegiatan hari ini merupakan kegiatan yang kelima kali dilakukan sebagai perhatian prodi bagi mahasiswa Prodi KPI angkatan 2014 selama semester genap ini. Dalam sambutanya, Ia juga menyampaikan harapannya agar para mahasiswa selaku bekerja keras dan berkonsentrasi menyelesaikan tugas akhirnya hingga akhir Agustus nanti.

Selain kaprodi KPI, hadir juga Bapak Fajar Hatma selaku wakil dekan 3 fakultas Dakwah dan Komunikasi. Dalam sambutanya pak Fajar memberikan beberapa trik bagaimana dengan mudah menyelesaikan tugas akhir. Salah satunya adalah bagaimana mahasiswa bisa memanajemen waktu. Hal ini bisa dilakukan oleh mahasiswa dengan membuat target satu hari minimal 3 halaman. InsyaAllah kalau itu dijalankan dengan serius, selama satu bulan skripsi bisa kelar, ujarnya. Tak hanya itu juga, pak fajar juga menginformasikan terkait kebijakan terbaru yang berkaitan denga tugas akhir mahasiswa.

Selaras dengan apa yang dikatakan pak Fajar, Pak Rahmanto selaku Kasubag Akademik juga menambahkan beberapa informasi terkait kebijakan tersebut. Dengan lugas dia menyampaikan bahwa batas akhir kesempatan mahasiswa angkatan 2014 untuk bisa menyelesaikan tugas akhirnya pada tanggal 31 Agustus 2021. Jadi bagi yang belum menyelesaikan,ini butuh kerja keras dan komitmen tinggi dari mahasiswa. Pak Rahmanto juga mengajak mahasiswa untuk merenungkan perjuangan orang tua yang sudah banting tulang agar anaknya bisa lulus kuliah dan menjadi sarjana. "Jika anda malas, jika anda tidak berjuang keras maka hasil akhir adalah sebuah penyesalan. Perlu di ingat bahwa penyesalan itu selalu akhir datangnya."