Benchmarking KPI UIN Suka ke Bandung, Peningkatan Mutu Mahasiswa Menjadi Kunci

Dalam rangka meningkatkan standar pelayanan, kebijakan, program, dan strategi. Maka Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kunjungan ke Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Fakultas dakwah Universitas Islam Bandung dalam bentuk kegiatan Benchmarking (pengelolaan manajemen dam pelayanan) sekaligus penandatanganan kerjasama antar Fakultas dan Prodi KPI. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 8 - 10 hari Rabu sampai Jumat Bulan Desember 2021 dengan diikuti oleh Kaprodi dan Sekprodi KPI juga beberapa dosen.
Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Kaprodi KPI UIN Sunan Kalijaga Nanang Mizwar Hasyim dengan Kaprodi KPI UIN Bandung juga Kaprodi KPI UNISBA. Nanang Mizwar Hasyim mengangkat tema beberapa hal dalam diskusi, yaitu terkait manajemen pengelolaan Prodi, MBKM, mengantisipasi mahasiswa yang terancam DO, terkait pedoman dan juga tugas akhir, penelitian dosen dan mahasiswa, pengabdian, pertukaran mahasiswa dan dosen juga banyak lagi yang lainnya.
Kaprodi KPI UNISBA menyambut diskusi tersebut dengan menyampaikan poin poin penting seperti laboratorium sangat penting untuk meningkatkan skill dan potensi mahasiswa sebagai content creator yang menguatkan nilai-nilai Islam dari sisi-sisi yang lain. Terkait pengabdian masyarakat khususnya dosen harus menyesuaikan dengan bidang keahlian dan juga buku ajar dan juga poin pentingnya adalah produk pembelajaran yang berguna bagi masyarakat termasuk publikasi jurnal. Tugas akhir dijadikan Prosiding sebagai kebijakan kampus. Pendampingan mahasiswa yang terancam DO termasuk upaya-upaya lain seperti motivasi, bantuan dana dan keuangan baik dari Baitul Mal ataupun dari CSR. Penelitian Dosen dan Mahasiswa bisa diakses Mandiri juga bisa melalui Dikti, LPPM, fakultas bahkan juga sering CSR termasuk penelitian pengabdian dengan universitas luar negeri. Semuanya itu tidak lepas dari pagar roadmap penelitian dan Pengabdian kampus.
Kaprodi KPI UIN Bandung memberi fokus catatan penting terkait pembelajaran mahasiswa dan upaya penanggulangan keterlambatan belajar mahasiswa. Strategi antisipasi agar mahasiswa lulus tepat waktu dilakukan dengan berkolaborasi dengan orang tua mahasiswa. Sehingga pembelajaran menjadi tanggung jawab bersama baik Prodi, Kampus dan juga orangtua dan tidak mengesampingkan juga tanggung jawab pribadi dari mahasiswa itu sendiri.
Kegiatan benchmarking ini tidak lain mengharapkan bahwa kedepan mahasiswa Prodi KPI UIN Sunan Kalijaga diharapkan mampu mengembangkan skill dan potensi diri juga membangun jejaring Mitra yang lebih luas. Prodi KPI mampu menyelaraskan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman sehingga mahasiswa tercetak menjadi mahasiswa yang profesional dan berakhlak mulia.